Home / berita umum / DatinRozitaMohamad Ali Di Jatuhi Hukuman Pemerintah Malaysia

DatinRozitaMohamad Ali Di Jatuhi Hukuman Pemerintah Malaysia

DatinRozitaMohamad Ali Di Jatuhi Hukuman Pemerintah Malaysia – DatinRozitaMohamad Ali, majikan Malaysia yg menyiksaSuyanti, pekerja migran Indonesia yg menimbulkan cedera serius, selanjutnya dihukum delapan th. penjara oleh Pengadilan banding, sehabis terlebih dahulu ia dibebaskan pengadilan tingkat awal. Datin Rozita lantas ajukan banding lewat pengacaranya, Hanif Khatri Abdulla. Mereka juga memohon biar putusan itu tak segera dieksekusi. Akan tetapi pengadilan menampik permintaan itu, lapor bermacam media Malaysia. Alex Ong, koordinator Migrant Care Malaysia, yg memonitor sistem peradilan Datin Rozita Mohamad Ali mengonfirmasi terhadap BBC Indonesia bahwa eks majikan Suyanti ini divonis delapan th. penjara. Dalam pengadilan tingkat awal di Petaling Jaya, 15 Maret selanjutnya, hakim Mohammed Mokhzani Mokhtar, membebaskan Datin Rozita. Hukuman yg dijatuhkan merupakan denda 20. 000 ringgit Malaysia atau seputar Rp70, 3 juta, serta perintah utk lakukan perbuatan baik sepanjang lima th.. Walaupun sebenarnya Datin Rozita mengakui bersalah laksanakan penyiksaan dengan pisau dapur, gagang pel logam, gantungan busana, serta payung. Pembebasan Datin Rozita memunculkan kemarahan serta kutukan dari bermacam pihak di malaysia serta Indonesia. Penganiayaan Rozita kepada Suyanti berjalan Desember 2016. Suyanti yg masa itu berumur 19 th. dilaporkan disiksa memanfaatkan perabotan rumah tangga seperti pisau dapur, gagang pel, serta payung. Polisi memanggil Suyanti alami cedera serius pada mata, tangan serta kaki, pendaharan di kulit kepala juga patah tulang. Poto serta video Suyanti penuh luka selesai penganiayaan itu lantas pernah mengedar di internet. Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, memanggil Rozita terlebih dahulu didakwa pasal percobaan pembunuhan dengan hukuman maximum 20 th. penjara atau hukuman mati. Akan tetapi, kata Wahyu, pasal itu saat di ubah dengan keputusan perihal kekerasan yg mengakibatkan luka kritis, dengan ancaman hukuman penjara sepanjang tiga th.. Tidak hanya persoalan Suyanti, Februari selanjutnya, TKI bernama Adelina Lisau tewas dirumah majikannya di Malaysia. Video penyiksaan itu juga mengedar di jejaring sosial. Duta Besar Indonesia utk Malaysia, Rusdi Kirana, memanggil penyiksaan itu ‘perbuatan binatang’. Ia lantas mendorong pemerintah menyudahi sesaat pengiriman TKI ke Malaysia. Duta Besar Malaysia utk Indonesia, Dato’ Seri Zahrain Mohamed Hashim, memohon maaf atas penyiksaan itu. Ia menyampaikan kepolisian Malaysia ‘berkomitmen merampungkan perkara itu’.

About admin