Home / berita umum / Ibu Tega Bunuh Buah Hatinya Sendiri

Ibu Tega Bunuh Buah Hatinya Sendiri

Ibu Tega Bunuh Buah Hatinya Sendiri – Mahasiswi asal Manggarai Barat berinisial LJ yg buang orok bayi ke samping kosnya itu nyata-nyatanya pelayan toko bangunan.

Status LJ jadi pelayan toko bangunan di daerah Jimbaran, Kuta Selatan, Badung itu disingkap Yohanes Arif, tokoh warga Manggarai Barat di Bali yg turut mengawal perkara itu.

Dalam keterangannya yg ditulis media lokal, Arif mengemukakan LJ merantau ke Bali buat bekerja bukan kuliah.

LJ serta kekasihnya, F tega membunuh serta buang orok bayi kembar berumur kandungan lebih kurang 8 bulan. Menurut polisi, saat sebelum buang orok bayi hasil interaksi luar nikah itu, LJ melahirkan di kamar mandi kos mereka di Jalan Ratna, Gang Werkudara, Denpasar.

Perbuatan kekejaman yg dilaksanakan LJ serta F memetik kecaman banyak orang-orang di media masa. Pemilik account Facebook bernama Tony umpamanya, dalam komentarnya mengakui gak mengira LJ bakal lakukan perbuatan demikian. Tony menyebutkan LJ adalah relasi kerjanya.

” LJ kok tegah kmu ya… Saya nggak yakin ini kok kamu sanggup sejahat ini, ” kata Tony dalam account Facebooknya..

Terus siapa LJ serta F? Pelacakan Kriminologi. id, LJ adalah wanita asal Herang, Pacar, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sesaat F, seseorang mahasiswa dalam sesuatu perguruan tinggi di Denpasar adalah warga Pau Rundang, Rego, Macang Pacar Manggarai Barat. Ke dua sejoli ini di kabarkan tinggal satu atap walaupun belum juga menikah.

Dalam account Facebooknya, LJ kerapkali mengupload kebersamaannya dengan F. Sayangnya, sehabis berita pembuangan orok tersebar luas, LJ secara langsung menutup account Facebooknya.

Menurut polisi, orok bayi kembar wanita yg diketemukan di samping kamar kos itu dikira dibunuh saat sebelum dibuang. Team forensik menemukannya sisa luka senjata tajam di leher serta perut orok bayi itu yg kondisinya udah membusuk.

Polisi mengira, saat sebelum dibuang oleh ibunya, LJ, bayi kembar itu lebih dahulu dibunuh kekasihnya F sehabis lahir. ” Bila lantas cuma dibuang peluang wafatnya masihlah dalam kandungan, ” kata Kanit Reskrim Polsek Dentim Iptu Ario Seno Wimoko mewakili Kapolsek AKP Nyoman Karang Adiputra, di Denpasar, Selasa, 17 Juli 2018.

Ario Seno mengira tindak kekerasan sampai merenggut nyawa bayi kembar itu dilaksanakan di kamar kos mereka. Hal semacam itu didukung info saksi yang tetangga kos pemeran pernah dengar nada tangis bayi.

” Kami mengira mereka buang bayi kembarnya itu, lantaran malu atau mau menutupi aib, jadi anaknya dibunuh, ” ujarnya.

Sampai sekarang LJ tetap menekuni perawatan di RS Bhayangkara Trijata Polda Bali. Mengenai F tengah diburu polisi ke kampung halamannya di Pau Perundang.

Perbuatan pemeran dijaring clausal berlapis ialah Clausal 341 KUHP, clausal 342 KUHP, clausal 343 KUHP terkait menghilangkan nyawa anak yg baru dilahirkan. Tidak hanya itu, pemeran bisa dijaring dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

About admin