Home / ekonomi / Kepala Tubuh Pengendali Jalan Tol Akan Resmikan Naiknya Tarif

Kepala Tubuh Pengendali Jalan Tol Akan Resmikan Naiknya Tarif

Kepala Tubuh Pengendali Jalan Tol Akan Resmikan Naiknya Tarif – Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung permohonan PT Layanan Marga (Persero) Tbk buat menderek tarif tol Lapangan terbang Soekarno Hatta (Soetta) atau Tol Sedyatmo sebesar Rp500. Mempunyai arti, tiap-tiap kendaraan roda empat bakal digunakan tarif Rp7. 500, dari awalnya Rp7. 000.

Kepala Tubuh Pengendali Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengemukakan peraturan ini bakal dijalankan pada Minggu (12/5) waktu depan. Kenaikan ini pun berlaku buat grup II, dimana tarifnya naik Rp1. 500 dari Rp8. 500 berubah menjadi Rp10 ribu.

Dalam soal ini, kendaraan yg termasuk juga grup II merupakan truk model sumbu 2. Sesaat, buat grup III atau truk model sumbu 3 tarifnya terus Rp10 ribu.

Disamping itu, tarif tol grup IV di turunkan sebesar Rp1. 500 berubah menjadi Rp11. 000 dari awalnya Rp12. 500 serta Rp4. 000. Demikian dengan juga grup V yg di turunkan Rp4. 000 dari Rp15 ribu berubah menjadi Rp11 ribu.

” Pelajari serta koreksi tarif tol dilaksanakan tiap-tiap dua tahun sekali oleh BPJT menurut tarif lama yg sesuai dengan tarif baru, ” kata Danang, Kamis (9/5) .

Layanan Marga, bertindak sebagai pengelola diklaim BPJT udah penuhi keharusan standard layanan umum (SPM) terkait jalan tol. Oleh sebab itu, pemerintah mendukung permohonan Layanan Marga buat mengerjakan koreksi tarif.

Tidak hanya itu, koreksi tarif tol ini pun tergantung dari inflasi tol itu. Danang mengemukakan besaran inflasi di ruas Tol Sedyatmo buat periode 1 September 2016 hingga 31 Agustus 2018 kira-kira 7 prosen.

” Data yg diraih dari Tubuh Pusat Statistik (BPS) kala itu 4 September buat Jakarta serta Tangerang, kota Jakarta 7, 74 prosen serta kota Tangerang 7, 75 prosen, sampai yg kami pakai nilai inflasi paling kecil sebesar 7, 74 prosen, ” ujar ia.

Dia memberi tambahan penurunan tarif tol grup IV serta V buat turunkan beban logistik. Karenanya hampir sehari-hari truk yg masuk grup IV serta V melalui tol itu lantaran ada aktivitas pergudangan.

” Ini peluang yang wajib dipakai dunia upaya, ini bakal bangunkan perjalanan lebih kurang lapangan terbang, “

About penulis77