Home / berita umum / Mengaku Menjadi Polisi, 2 Begal Motor Babak Belur Di Hajar Massa

Mengaku Menjadi Polisi, 2 Begal Motor Babak Belur Di Hajar Massa

Mengaku Menjadi Polisi, 2 Begal Motor Babak Belur Di Hajar Massa – Dua begal motor yg berpura-pura menjadi anggota polisi set belur dikeroyok massa di Jalan Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) . Rizky Ananda (22) serta Septiawan (23) jadi bulan-bulanan massa sehabis korban ialah, Teguh Sulistiawan (23) .

Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto menyampaikan, peristiwa berasal kala Teguh Sulistiawan pada Senin 29 Januari 2018 dinihari selanjutnya tengah mengendarai motor Vespa bernomor polisi B 4716 LH. Kala melintas di di area peristiwa, mendadak nampak ke dua pemeran, berboncengan mengendarai motor B 6856 WLO.

” Dua pemeran mengehntikan motor korban serta sesudah itu mereka mengakui menjadi anggota polisi yg akan periksa kelengkapan surat kendaraan, ” kata Fadli pada wartawan Selasa (30/1/2018) .
Lantaran dikira tak komplet, maka pemeran memohon beberapa duit, handphone serta kunci sepeda motor korban. Sangsi dengan gelagat ke dua pria itu, korban menelepon mitranya utk datang ke area.

Berasa kuatir, pemeran yg mengakui menjadi anggota Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sesudah itu laksanakan pengancaman dengan pistol serta celurit. ” Pemeran keluarkan pistol serta senjata tajam faedah memaksa korban menyerahkan kunci sepeda motor serta uangnya. Ini modus baru, ” pungkasnya.

Sadar ada dalam bahaya, korban selanjutnya berteriak minta tolong. Mitranya yg baru tiba di area, dibantu warga yg mulai berdatangan sontak berikan perlawanan dengan potongan bambu. Tanpa ada ampun, polisi gadungan itu jadi bulan-bulanan kemarahan warga.

Hasil pengecekan petugas, ke dua pemeran nyata-nyatanya merupakan pengangguran yg terlebih dahulu pernah juga laksanakan modus mirip di Gandaria, Jakarta Selatan. Korbannya yg juga pengendara sepeda motor sukses diperdaya, duit banyak Rp200 ribu sukses dirampas pemeran masa itu.

Atas tingkah lakunya, pemeran dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang (UU) Darurat No 12/1951 perihal Kepemilikan Senjata Tajam serta atau Pasal 368 KUHP perihal Pemerasan, dengan ancaman hukuman 10 th. penjara.

About admin