Home / Uncategorized / Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti 10 gr Heroin Asal malaysia

Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti 10 gr Heroin Asal malaysia

Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti 10 gr Heroin Asal malaysia – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri memusnahkan tanda bukti narkoba 10 gr heroin asal Malaysia. Diluar itu turut dihilangkan sabu seberat 121 gr serta ganja kering asal Aceh seberat 480 gr, Kamis (14/9/2017).

Tanda bukti sabu serta heroin itu, dihilangkan lewat cara di rebus di air panas mendidih. Sedang daun ganja kering dibakar dengan minyak tanah serta disaksikan oleh Tersangka, Polisi, BNNP Kepri, Kejaksaan, BPOM Kepri, serta LSM Granat.

” Tanda bukti Sabu serta Heroin ini diamankan oleh Bea Cukai di pelabuhan Internasional Batam center dengan satu tersangka inisial MS, sedang Ganja diamankan dari tersangka JH serta MUS di rumah kontrakan mereka, ” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Edi Santoso didampingi Kasubdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri AKBP Arthur Sitindaon.
MS diamankan pada Senin (14/8/2017). Tersangka yang disebut warga negara Malaysia ini didapati membawa barang haram sabu serta heroin dari negaranya ke Batam.

Modus yang digunakannya yakni lewat cara sembunyikan barang itu dalam duburnya yang waktu itu telah dilapis kondom sama kapsul. Gerak-geriknya yang mencurigakan waktu melalui mesin pemindai, buat petugas menahan serta memeriksanya.

” Sesudah dirontgen di RS Awalbros, dalam dubur tersangka ada barang haram itu, ” tuturnya.

JH diamankan oleh anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri, Jumat (25/8/2017) atas kepemilikan narkoba sabu serta daun ganja. Lalu JH ‘menyanyi’ barang itu dibeli dari MUS.

Sesudah pengembangan, pada Sabtu (26/8/2017), Buser Narkoba menangkap MR dengan kata lain MUS dirumah kontrakannya. Petugas mengamankan ganja kepunyaannya yang disimpan dalam ransel hitam yang ditempatkan dibawah meja dapur tempat tinggal kontrakannya.

” Beberapa tanda bukti (sabu, heroin serta ganja) di kirim ke labfor Polri serta beberapa disisihkan untuk bukti pengadilan, ” katanya.

Beberapa tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1), Jo pasal 111 (1), pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 (2), pasal 113 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) UU No 35 Th. 2009 dengan ancaman hukuman mati.

About admin