Home / berita bola / PSM Hadapi Sriwijaya Ini Akan Jadi Laga Besar

PSM Hadapi Sriwijaya Ini Akan Jadi Laga Besar

PSM Hadapi Sriwijaya Ini Akan Jadi Laga Besar  РDuel PSM Makassar kontra Sriwijaya FC di perkiraan jalan seru dan melahirkan banyak gol. Sebab ke-2 tim getol sekali main menyerang.

Dua kesebelasan papan atas Liga 1 Indonesia 2017 pada minggu ketujuh digelar Minggu (21/5) di Stadion Andi Matalatta, Makassar.

Lewat langkah classement, PSM benar-benar unggul tujuh peringkat dari Sriwijaya meskipun sesungguhnya mereka sekedar berselisih tiga poin. PSM ada di puncak classement dari enam laga punya 13 poin hasil dari empat menang, satu imbang, dan satu kalah. Selain itu SFC di posisi kedelapan dengan 10 poin dari enam laga.

Oleh karena itu, laga pada PSM hadapi Sriwijaya ini akan jadi laga besar yang akan tersaji minggu ini. Realita Ke-2 tim ditangan pelatih asing tentunya akan berikan permainan adu taktik yang menarik.

Bukti seandainya Sriwijaya selalu jadi kesebelasan mengandung resiko meskipun ada di papan tengah yakni mereka sukses melesakkan delapan gol. Jumlah itu benar-benar bukan hanya yang paling banyak di Liga 1, tapi lini serang jadi senjata palinglah utama scuad arahan Osvaldo Lessa itu.

Dari enam laga, Sriwijaya punya kekurangan di lini belakang mereka. Tercatat sudah tujuh gol bersarang ke gawang Teja Paku Alam. Tapi dengan ketajaman di lini depan, Sriwijaya sanggup mencapai kemenangan karna sanggup buat jadi tambah banyak gol.

Tidak cuman itu, sekedar sesaat melawan Persib Bandung saja Sriwijaya tidak sukses buat gol. Sisanya, delapan gol menebar di lima laga. Dan kedelapan gol itu dibuat oleh tiga pemain saja, yang kesemuanya yakni pemain depan, ialah Hilton Moreira (4) , Beto Goncalves (3) , dan Maldini Pali (1) .

Sriwijaya sanggup bermain dengan pola 4-4-2 mau pun 4-3-3 sesaat menyerang. Tidak cuman Maldini Pali yang seringkali dipasang buat tingkatkan daya serang menumpang Beto dan Hilton, Sriwijaya juga masihlah punya banyak persediaan pemain menyerang seperti Muhammad Nur Iskandar, Anis Nabar, Talaohu Musafri, Airlangga Sucipto hingga Rachmat Hidayat.

Belum lagi ada Tijani Belaid, marquee player asal Tunisia yang pernah merumput saling bersama Inter Milan.

Tapi dari ke enam laga, Sriwijaya terus memasukkan Nur Iskandar usai turun minum atau awal-awal babak ke-2. Meskipun bagaimanapun, sisa penyerang Semen Padang ini masihlah sesuaikan dengan permainan Sriwijaya sampai ia belum buat satu gol juga dari enam laga yang sudah ia tempuh.

Hadirnya Belaid, yang sudah bermain di tiga laga, juga menambah kreativitas lini tengah Sriwijaya. Lebih dulu, Sriwijaya benar-benar tdk punya gelandang kreatif. Dan dari tiga laga, Belaid sudah buat satu assist. Dalam tiga laga terakhir juga Belaid berhasil mengantarkan Sriwijaya memenangi dua laga.

Selain itu lini depan kubu tuan rumah juga tdk kalah tajam dari sang tamu. Bahkan PSM buat jadi tambah banyak satu gol dari Sriwijaya dari enam laga. Kalau pencetak gol Sriwijaya sekedar menebar di tiga pemain saja, PSM punya lima pemain yang turut menyumbang gol.

Reinaldo Elias, penyerang asal Brasil berpaspor Australia, jadi pencetak gol paling banyak dengan tiga gol. Di bawahnya ada Wiljan Pluim dan Titus Bonai dengan dua gol. Sisanya, semasing satu gol, dibuat Ridwan Tawainella dan M. Rahmat.

PSM sebenarnya saat bertumpu pada kebolehan Reinaldo dalam menyelesaikan peluang-peluang. Pemain yang pernah bermain buat Borneo FC itu jadi arah umpan silang atau umpan terobosan lebih dari satu pemain gelandang PSM.

Reinaldo handal dalam duel udara dan kokoh dalam penguasaan bola. Kemampuannya itu buat pelatih PSM, Robert Rene Alberts, memercayakannya di kotak penalti. Reinaldo juga sanggup menyesuaikan dengan perubahan pola permainan yang digunakan Robert Alberts.

Paling awal, PSM bermain dengan pola 4-2-3-1. Tapi setelah mereka merekrut Marc Klok yang duduki pos gelandang bertahan, kesebelasan berjuluk ‘Juku Eja’ ini sanggup bermain dengan pola 4-1-2-1-2 dengan kata lain 4-4-2 berlian atau 4-3-3.

PSM benar-benar punya banyak persediaan gelandang dan penyerang sayap memiliki kualitas. Di pos gelandang, bukan cuma Pluim dan Klok yang dimaksud legiun asing, PSM masihlah punya Rasyid Bakrie, Asnawai Mangkualam, Rizky Pellu dan Syamsul Chaeruddin. Tidak cuman Asnawi, gelandang muda yang tengah naik daun juga yakni Ridwan Tawainella dan Muhammad Arfan.

Di lini depan, lebih-lebih sayap, PSM punya Titus Bonai, M. Rahmat, Ghozali Siregar, dan lebih dari satu selagi lantas tampak pemain muda bernama Romario Rumpaisum. Titus dan Rahmat yakni dua pemain sayap yang seringkali diandalkan Robert Alberts. Titus sudah mengoleksi satu asis, di samping itu Rahmat meskipun belum menorehkan asis, ia acapkali turut dan dalam system terjadinya gol PSM.

Terutama pada laga melawan Sriwijaya nantinya, PSM mencapai amunisi menambahkan dari Ferdinan Sinaga. Lebih dulu, sisa pemain Persib Bandung ini dihukum empat laga karna mengerjakan pemukulan pada pemain Persela Lamongan di laga pembuka. Meskipun Robert Alberts belum memberikan keyakinan akan diturunkan, tapi Ferdinan tentunya sanggup menambah kualitas di lini depan PSM.

Meskipun ke-2 kesebelasan punya lini serang mumpuni, tapi laga ini kelihatannya akan jadi mempunyai PSM Makassar. Hal sejenis ini dikarenakan sejauh ini, penampilan PSM di kandang cukup superior. Dari tiga laga, tiga laga berhasil mereka menangkan. Persela, Persija, dan Arema yakni tiga kesebelasan yang takluk di Stadion Andi Matalatta.

Selain itu hal sejenis ini tdk ikuti dengan penampilan Sriwijaya sesaat melaksanakan laga tandang. Dari tiga laga, Sriwijaya sekedar menang sekali, sisanya imbang sekali dan kalah sekali.

Tidak cuman itu Sriwijaya juga punya kesulitan di lini pertahanan mereka. Lessa sendiri masihlah mencari-cari komposisi yang seirama buat jadi tandem Yanto Basna di jantung pertahanan. Firdaus Ramadhan dan Bobby Satria bertukaran dicoba berduet dengan sisa bek Mitra Kukar itu.

Pada minggu ke enam, Sriwijaya sendiri harus bersusah payah buat mengalahkan Barito Putera. Bahkan skor pernah imbang 2-2 diawalnya selanjutnya Beto membuat perubahan skor jadi 3-2 melalui titik putih. Bahkan Persib dan Bhayangkara FC juga sanggup membobol gawang Teja beberapa dua gol.

Masalah kebobolan, PSM sendiri baru lima kali memungut bola dari gawang. Kekalahan 1-2 sesaat hadapi PS TNi di minggu ke enam jadi laga pertama PSM kebobolan lebih kurang lebih satu gol. Duet Steven Paulle dan Hamka Hamzah, juga ditopang Zulkifli Syukur dan Reva Adi, cukup tangguh di Liga 1. Kebobolan lima gol buat PSM (saling bersama Persija) jadi kesebelasan dengan jumlah kebobolan tersedikit ketiga di bawah Arema dan Persib.

Catatan tajam di depan dan kokoh di belakang yang jadi baik dari Sriwijaya tersebut yang buat PSM diunggulkan. Terutama dengan laga yang jalan di kandang PSM, kans PSM merawat posisi puncaknya pada minggu ke-7 kelihatannya terbuka lebar.

About admin