Home / berita bola / Timnas Gagal Menjadi Juara, Boaz Solossa Masih Tetap Diarak Di Sorong

Timnas Gagal Menjadi Juara, Boaz Solossa Masih Tetap Diarak Di Sorong

Meski akhirnya gagal buat mengantarkan pasukan Timnas Indonesia untuk jadi juara ajang Piala AFF 2016, tapi sosok Boaz Solossa masih tetap banjir sanjungan dari semua masyarakat kampung halamannya, tepatnya Sorong, Papua Barat. Kemudian sang kapten dari Tim Merah-Putih akan tetap diarak serta menjalani pesta karena adat pada kota kelahirannya.

Boaz Solossa memang lahir dari keluarga bersama kultur sepak bola yang sangat kuat.  Dan ayahnya, Christopher Solossa adalah sosok pesepak bola. Dia sempat membela klub amatir yang berasal dari Sorong, Papua, tepatnya Garuda Sorong saat era 1970-an. Sang papa juga menempati sama dengan posisi Boaz menjadi seorang striker.

Karena fokus saat pendidikan, Christopher kemudian memilih gantung sepatu. Dan bakat Christopher selanjutnya turun kepada semua anak-anaknya. Sang ayah selanjutnya meninggal pada lapangan bola saat 6 Februari 2000, kala bertanding dalam sebuah pertandingan ekshibisi antara turnamen tarkam pada Jago Kapok Cup.

Christopher yang waktu itu sebagai camat Sorong, bermain membela tim gabungan dari pejabat daerah kampung halamannya ketika berduel meladeni tim wartawan PWI. Boaz, sebagai penonton waktu ayahnya terkena sebuah serangan jantung.

About admin